hot Download Terbaru :: SBD Balai:: SBD Bintek :: Spesifikasi Umum 2010 Rev.2 ::
Peresmian Jembatan Pabelan PDF Print E-mail


Peresmian Jembatan Pabelan Peresmian Jembatan Pabelan

Pada Hari Sabtu (25/6) Jembatan Pabelan yang ambrol diterjang banjir lahar dingin Merapi pada (30/3) lalu telah selesai dibangun dengan panjang 60 m, tinggi 5,5, dan lebar 9 meter dengan rangka baja Trans Australia dan biaya sebesar Rp 25 milyar dari dana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Peresmian tersebut sedianya dilaksanakan pada Kamis (23/6/2011) kemarin, namun Menteri PU ada rapat mendadak dengan DPR RI, sedangkan pada Jumat (24/6) menghadiri rapat Kabinet dengan Presiden SBY di Istana. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Secang, Pringsurat, Muntilan, dan Salam, Satuan Nonvertikal Tertentu (SNVT) Wilayah II Jawa Tengah, Kementerian Pekerjaan Umum, Budi Sudirman ST mengatakan bahwa rangka baja yang dipasang memiliki berat keseluruhan 190 ton sehingga sanggup menahan beban berat.

Jembatan Pabelan sendiri memiliki dua ruas/jalur yang masing-masing difungsikan sebagai lalu lintas satu arah. Sisi sebelah utara untuk melayani arus dari Magelang menuju Yogyakarta, sedangkan sisi sebelah selatan dilewati kendaraan dari arah sebaliknya. Sisi sebelah selatan atau ruas “A” inilah yang putus akibat lahar dingin Merapi. Selama jembatan putus, arus lalu lintas dari arah Magelang maupun ke Yogyakarta menggunakan sisi jembatan sebelah utara yang masih bisa dilewati. Namun, akibatnya terjadi kemacetan karena penumpukan kendaraan.

Peresmian Jembatan Pabelan Peresmian Jembatan Pabelan
Peresmian Jembatan Pabelan Peresmian Jembatan Pabelan

Dalam sambutannya, Menteri PU mengatakan bahwa fungsi jalan dan jembatan di Indonesia masih sangat dominan untuk melayani perpindahan barang dan jasa dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi.


"Saat saya diberitahu kalau jembatan penghubung Semarang-Yogyakarta telah ambrol, maka waktu itu saya langsung berkoordinasi dengan pak Syamsul Maarif (Kepala BNPB) agar segera bisa dibangun jembatan baru, karena kalau menunggu anggaran pembangunan jembatan maka itu terlalu lama," tuturnya. Gubernur Jateng, Bibit Waluyo juga menyambut baik atas peresmian dan dibukanya penggunaan jembatan ini. "Sebenarnya masih banyak jembatan-jembatan yang lain yang harus segera dibangun kembali. Kami berharap pemerintah pusat juga bisa membantu pembangunan infrastruktur lainnya lagi," katanya.

Menteri PU, Djoko Kirmanto mengatakan, "Ini adalah hasil kerjasama antara Kementrian PU dan BNPB serta pemerintah daerah, kalau tidak ada koordinasi yang bagus maka jembatan ini tidak akan bisa cepat dikerjakan." Seperti diketahui lanjutnya, pengerjaan sebuah jembatan tidak bisa dikerjakan dengan cepat, namun pembangunan jembatan Pabelan ini termasuk pengerjaan jembatan tercepat karena hanya dalam waktu dua bulan sudah selesai.

"Saat saya diberitahu kalau jembatan penghubung Semarang-Yogyakarta telah ambrol, maka waktu itu saya langsung berkoordinasi dengan pak Syamsul Maarif (Kepala BNPB) agar segera bisa dibangun jembatan baru, karena kalau menunggu anggaran pembangunan jembatan maka itu terlalu lama," tuturnya. Gubernur Jateng, Bibit Waluyo juga menyambut baik atas peresmian dan dibukanya penggunaan jembatan ini. "Sebenarnya masih banyak jembatan-jembatan yang lain yang harus segera dibangun kembali. Kami berharap pemerintah pusat juga bisa membantu pembangunan infrastruktur lainnya lagi," katanya.

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk lebih memperhatikan kelestarian lingkungan. Menurutnya, kerusakan akibat bencana yang selama ini terjadi tidak lepas dari semakin menurunnya kualitas lingkungan, terutama berkurangnya kawasan hutan. Namun dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Syamsul Maarif berhalangan hadir dalam acara tersebut.

Hadir pula dalam acara tersebut jajaran pejabat Kementerian PU, antara lain Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Djoko Murjanto, Staf Ahli Menteri PU Bidang Keterpaduan Pembangunan Ismanto, Staf Khusus Menteri Danang Parikesit, Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah II Ditjen Bina Marga Winarno, serta Kepala Pusat Komunikasi Publik Waskito Pandu.

Hadir pula pejabat dari kementerian/badan lain yaitu Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono dan Deputi II Bidang Penanganan Darurat BNPB Dody Ruswandi, serta anggota DPR/DPD RI, antara lain Nusyirwan Soejono dan Sujadi Seusai peresmian yang ditandai dengan pembunyian sirine oleh Mentri PU, juga dilepaskan ratusan balon sebagai pertanda dibukanya jembatan tersebut. Seketika itu pula, para pengendara yang telah menunggu langsung diperbolehkan melintas jembatan itu untuk pertama kalinya.

 

 

Kirim Komentar


Kode Sekuriti
Refresh