hot Download Terbaru :: SBD Balai:: SBD Bintek :: Spesifikasi Umum 2010 Rev.2 ::
MENTERI PU RESMIKAN TIGA PROYEK DI JAWA TENGAH PDF Print E-mail

untuk-peresmian-3-proyekMenghadapi mudik tahun ini sejumlah jalan terus dilakukan perbaikan. Tiga proyek jalan nasional pun diresmikan. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto meresmikan tiga paket proyek jalan nasional di Jawa Tengah. Jalan nasional ini menelan biaya sebesar Rp346 miliar, yang terdiri dari Magelang-Keprekan, Boyolali-Katosuro, serta jalan lingkar Ambarawa.

Dengan peresmian tiga proyek paket jalan tersebut diharapkan arus mudik di wilayah Jawa Tengah, akan berjalan lancar. Menurut dia, pembangunan serta peningkatan kualitas sejumlah ruas jalan ini diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas manusia dan barang. Upaya peningkatan infrastruktur jalan, kata dia, terus dilakukan, seiring dengan meningkatnya alokasi anggaran sektor pekerjaan umum tiap tahun. "50 persen anggaran pekerjaan digunakan untuk peningkatan jalan," katanya.

Selain tiga paket jalan di ruas tengah ini, kata dia, pemerintah tetap memerhatikan peningkatan ruas jalan untuk wilayah Pantura Jawa Tengah. Jalur Pantura, lanjut dia, dilalui sekitar 40 ribu kendaraan tiap hari. Ia menuturkan, dengan beban dan kepadatan luar biasa ini, maka wajar perhatian pemerintah cukup besar. Sementara itu, Gubernur Bibit Waluyo menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, di Jawa Tengah. Saat ini, lanjut dia, masih terdapat satu pekerjaan rumah yang masih tersisa, yakni penyelesaian Jalan Tol Semarang-Solo.

Tiga Proyek

untuk-peresmian-3-proyekPaket pembangunan Jalan Lingkar Ambarawa merupakan salah satu kegiatan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V, SNVT Wilayah II Jawa Tengah tahun anggaran 2009-2012. Sumber dana proyek ini berasal dari pinjaman IBRD-SRIP. Jalan ini merupakan jalan arteri primer sebagai jalur alternative untuk mengurai kemacetan di jalan nasional pusat Kota Ambarawa (Pasar Projo dan Pasar Hewan) Kabupaten Semarang yang dibangun panjang 7,3 km lebar 11 meter dengan dua lajur. Sementara konstruksi yang yang dipilih merupakan konstruksi perkerasan melintasi sungai dan rel kereta api dengan Box Culvert sebanyak 33 buah. Jalan ini juga memiliki 5 jembatan meliputi Jembatan Kedung, Tuntang, Tambakboyo, Bejalen dan Ngampin.

Paket peningkatan kapasitan jalan ruas jalan Boyolali-Kartosuro merupakan salah satu Jalan Lintas Tengah Selatan yang menghubungkan Kota Semarang, Kota Surakarta dan Kota Yogyakarta melalui Klaten dengan meningkatkan kapasitas dari 2 lajur menjadi 4 lajur dengan panjang 15,5 km. Proyek ini bertujuan untuk mengurai dan memperlancar kepadatan lalu lintas kendaraan dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat utamanya untuk angkutan baran dan penumpang dari Jawa Timur serta Provinsi Yogyakarta atau sebaliknya.

Sementara paket peningkatan kapasitas ruas Magelang-Keprekan merupakan salah satu ruas Jalan Lintas Tengah Selatan yang menghubungkan Kota Magelang dan Kota Yogyakarta dengan meningkatkan kapasitas dari 2 lajur menjadi 4 lajur dengan total panjang 8,6 km. Dalam paket ini juga termasuk pergantian Jembatan Blondo dan beberapa Box culvert.

Peningkatan jalan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jalan mengurai kemacetan dan memperlancar lalu lintas kendaraan mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat termasuk meningkatan wisatawan di Kabupaten Magelang karena terdapat tempat wisata Candi Borobudur. Peranan jalan ini sangat penting utamanya untuk angkutan barang dan penumpang dari DI Yogyakarta ke Jawa Tengah atau sebaliknya. (Humas BBPJN V/ Rizal Yudha)

 

Kirim Komentar


Kode Sekuriti
Refresh